
Bogor – Sekretaris Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), Dr. KH. Akhmad Alim, M.A., menghadiri acara Wisuda Tahfidz Al-Qur’an yang berlangsung khidmat dan penuh semangat keilmuan di Madrasatul Quran al Majeed, Cibubur. Ahad, 15 Juni 2025
Dalam orasi ilmiahnya, beliau menekankan urgensi membentuk kader-kader generasi Qur’ani sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban Islam masa depan. Menurutnya, generasi seperti ini hanya bisa diwujudkan dengan langkah-langkah sistematis yang berpijak pada nilai-nilai Al-Qur’an.
“Generasi Qur’ani bukan hanya mereka yang menghafal, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan mendakwahkan isi Al-Qur’an dalam seluruh aspek kehidupan,” ujar KH. Akhmad Alim di hadapan para wisudawan, orang tua, dan para asatidz.
Beliau kemudian menguraikan enam langkah strategis dalam membentuk generasi Qur’ani:
- Membaca Al-Qur’an secara rutin
Membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari akan menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap kitab suci ini. - Mempelajari isi dan tafsir Al-Qur’an
Dengan memahami makna dan tafsirnya, umat Islam dapat mengamalkan ajaran Al-Qur’an secara utuh dan menyeluruh. - Menghafal Al-Qur’an
Hafalan Al-Qur’an menjadi sarana untuk memperkuat ikatan ruhani dengan Allah SWT sekaligus menjaga kemurnian wahyu. - Mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan
“Al-Qur’an harus menjadi pijakan dalam akhlak dan perilaku. Inilah ciri utama generasi yang membawa cahaya Islam,” tegasnya. - Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
Al-Qur’an harus menjadi rujukan utama dalam mengambil keputusan dan menghadapi tantangan zaman. - Mengajarkan dan mendakwahkan Al-Qur’an
“Al-Qur’an adalah misi dakwah. Siapa pun yang menguasainya, wajib menyebarkannya demi tegaknya Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambah beliau.
Acara wisuda tahfidz ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pesantren sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul, berakhlak mulia, dan siap menjadi pelita umat.
BKsPPI sendiri secara konsisten mendukung program-program tahfidz di berbagai pondok pesantren, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun SDM Islam yang berintegritas dan berwawasan Qur’ani.


